Recent Blog post
Archive for 2017
PROJECT
PROPOSAL
A. PROFIL
ORGANISASI
Dari sisi sejarah Organisasi IKSASS terbentuk karena adanya
organisasi yang bermunculan dengan bersifat kedaerahan yang berpotensi
melahirkan suatu disintegrasi dikalangan Alumni dan Santri. Melihat fenomena tersebut kemudian timbul
suatu ide untuk membentuk wadah guna mempersatukan para Alumni dan Santri tersebut dalam
satu payung organisasi induk agar mampu termenej dengan rapi. Hal ini terjadi
sekitar tahun 80-an. Kemudian upaya itu menuai hasil dengan dideklarasikan
organisasi bernama Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) pada
tanggal 11 Maret 1988 sebagai organisasi induk dan ditetapkan oleh Pimpinan atau Pengasuh Pondok Pesantren
Salafiyah Syafi'iyah (KHR. As’ad SyamsulArifin) pada tanggal 01 Oktober 1988
sesuai dengan apa yang tertuang dalam surat
keputusan Pondok Pesantren Nomor 55/0828/A.1/X/1988. Salah satu tujuan
didirikannya organisasi IKSASS yaitu untuk mengakomodir Santri dan Alumni Pondok Pesantren
Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo yang tersebar di seluruh Nusantara, selain itu
juga bertujuan untuk membantu merealisasikan Program Pesantren yang belum tersentuh secara
maksimal dan optimal. Program ini tidak hanya bergerak dalam aspek pengabdian
melainkan juga pemberdayaan terhadap masyarakat dalam berbagai bidang.
IKSASS adalah organisasi yang berasaskan pancasila
hingga saat ini masih eksis dalam melakukan kegiatan yang berorientasi pada
pengkaderan serta masih tetap komitmen dalam pendampingan dan pemberdayaan
terhadap masyarakat dalam ekonomi, pendidikan, politik dan sebagainya yang
koherensif diaktualisasikan serta diimplementasikan dalam mewujudkan masyarakat
yang beragama, adil, makmur dan demokrasi.
IKSASS sebagai organisasi formal, mempunyai AD/ART serta pijakan
dalam merealisasikan program. Aturan tersebut akan tetap disesuikan dengan
perkembangan dan kebutuhan yang dilakukan dalam musyawarah besar yang merupakan
musyawarah tertinggi ditingkat IKSASS, yang diikuti oleh Pengurus Rayon, Sub Rayon dan
semua elemen yang ada di Pondok Pesantren.
Rayon IKSASS Bondowoso sebagai organisasi yang merupakan badan otonom dari
Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, tentunya tidak lepas dari
periodik terjadi pergantian kepengurusan (Ketua Rayon). Pada Periode I (th 1990-1992) Ketua Rayon dijabat oleh Fathur
Rasyid, Periode
II (1992-1994) oleh Sunarso, Periode III (th 1994-1996) Ketua Rayon dijabat oleh Abdul Hadi, Periode IV
(1996-1998) oleh Saiful Alfis, Periode V (th 1998-2000) oleh Sunardi, Periode
VI-VII(2000-2004) oleh Ali Wafa, Periode VIII (2004-2006) oleh Saifur Rahman
dan Agus Salim. Setelah terjadi pemisahan antara IKSASS Alumni dan IKSASS
Santri yang merupakan hasil dari MUBES VII IKSASS di Sukolilo Surabaya pada
tanggal 12 Desember 2004 M bertepatan pada tanggal 29 Syawal 1425 H. dan
setelah itu jabatan Ketua Rayon pada Periode I (th 2006-2007) oleh Agus Salim, pada Periode II (th
2007-2009) dijabat oleh Edy Yulianto, dan pada pertengahan Periode ada
pergeseran jabatan dari Ketua Rayon ke Ketua tiga (H. Atok Urrahman) pada Periode III (th 2009-2011)
dijabat oleh Ach Rizqi, pada Periode IV (th 2011-2013) dijabat oleh Moh. Rizqi dan pada
pertengahan Periode ada penggeseran jabatan dari Ketua Rayon ke Ketua dua (Abdul
Kholiq).dan pada Periode V (th 2013-2015 )di jabat oleh Lukman Hidayat dan pada Periode VI (th 2015-2017) di jabat oleh
Rifki Aziz dan pada periodeVII dijabat oleh Saenol Hasan
B. LATAR BELAKANG
Manusia diciptakan oleh Allah SWT berkelompok-kelompok, berbangsa-bangsa dan
bersuku-suku hanya untuk saling mengenal sesama manusia. Tentunya manusia
adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya, baik dalam
kelompok kecil maupun dalam kelompok besar.
Oleh karena itu, manusia dalam berintraksi dengan sesama makhluk
hidup dalam segala aspek kehidupan, baik didalam sosial, budaya, ekonomi atau
bahkan keagamaan sekalipun. Didalam islam aturan tersebut sudah tercantum
didalam Al Qur`an dan Hadist dan aturan tersebut bisa juga disebut dengan
akhlak.
Akhlak yang baik sudah pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai
panutan ummat manusia.
Bondowoso sebagai daerah kecil di tapal kuda yang mana masyarakatnya
tidak semuanya paham terhadap aturan-aturan agama islam beserta paham-paham
ajarannya terutama paham yang berlandasan Ahlusunnah Wal Jamaah yang disebabkan
banyaknya faham-faham yang berkembang di daerah Bondowoso dan juga kurangnya
sentuhan dakwah Isalamiyah terhadap masyarakat Bondowoso pada umumnya. Oleh
karena itu di Bondowoso di butuhkan organisasi yang berkecipung dalam bidang
sosial dan agama pada khususnya.
Seiring dengan maksud diatas, kami Pengurus Rayon IKSASS Bondowoso
periode VI
tahun 2017–2019 sebagai lembaga kader
sosial keagamaan, dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan
kemuliaan ini, berusaha untuk mengajak meningkatkan kualitas ibadah kita
terhadap Allah SWT. dan mengambil peran interaksi dalam merajut kondisi bangsa
dengan harapan memajukan bangsa dengan akhlak yang baik. Dalam mewujudkan ide
besar tersebut, sebagai alternatif problematika Indonesia untuk bangkit dan
berjuang untuk memenuhi harapan rakyat, sangatlah perlu dalam kerja nyata
sekaligus mengaplikasikan teori-teori yang diperoleh dari pesantren. Dalam hal
ini, kami mencoba mengadakan kegiatan di bulan Ramadhan dan Syawal yang
dikemas dalam “Safari Ramadhan”.
C. NAMA DAN
TEMA KEGIATAN
Kegiatan ini diberi nama “SAFARI
RAMADHAN” dengan tema “Menguatkan Aswaja di NU-Santara”.
D. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan Ramadhan ini diharapkan dapat membawa nuansa pencerahan dan pemberdayaan
terhadap masyarakat secara langsung. Serta mewujudkan hal tersebut, kegiatan yang kokoh
ini mempunyai tujuan sebagai berikut:
1.
Terwujudnya
masyarakat yang kokoh iman taqwa dan senang berbuat amal shaleh.
2.
Terwujudnya
kader-kader yang handal dan peka terhadap realita sosial.
3.
Terformulasikannya
konsepsi gerakan yang berpihak dan bersifat pemberdayaan baik kalangan internal
maupun eksternal khususnya dibidang kemasyarakatan.
4.
Sarana
melatih mental dalam menghadapi komunitas kehidupan dalam masyarakat
5.
Terciptanya
hubungan yang harmonis antara santri dan alumni.
E. FORMAT KEGIATAN
Kegiatan yang direncanakan dengan format sebagai
berikut:
- Pembukaan
Safari Ramadhan
Ø Penampilan Babond Teater
Ø Peresmian Pembukaan Safari
Ramadhan
b.
Santri Kerja Nyata (SKN)
Ø Proses Belajar Mengajar
Santri
Ø Bakti Sosial (Baksos)
Ø Jam’iyah Rotibul Haddad
Ø Khatmil Al qur-an
c.
Pengajian Majemuk dan Penutupan
Safari Ramadhan
Ø Bakti sosial
Ø Khotmil Qur’an
Ø Taraweh
Ø Jam’iyah Rotibul Haddad
Ø Dialog Keagamaan
Ø Pengajian Akbar
d.
Lomba Lomba
Ø Lomba adzan
Ø Lomb puisi
Ø Lomba tartil Qur’an
Ø Lomba Sholat berjama’ah
Ø Islamic Life style
Ø Lari
Kelereng
Ø
Lari Karung
F. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
1. Pembukaan Safari Ramadhan
hari : Rabu
tanggal : 25 Sya’ban 1438 H / 22 Juni 2017 M
tempat : Bendoarum - Wonosari – Bondowoso
2. Khitanan
Massal
Hari : Rabu
Tanggal : 20 Sya’ban 1438 H / 23 Mei 2017 M\
Tempat :
Besuk- Klabang- Bondowoso
3. Santri
Kerja Nyata (SKN)
hari : Kamis-Sabtu
tanggal : 5-8
Ramadhan 1438 H /31 Mei – 3 Juni 2017 M
tempat : SMP Negeri 1 Cermee dan SMKN 1 Cermee
4. Pengajian Majmuk dan Penutupan Safari
Ramadhan
hari : Sabtu-Selasa
tanggal : 13-16 Ramadhan 1438 H /08-11 Juni 2017 M
tempat : Dawuhan
– Maesan - Bondowoso
G. PELAKSANA KEGIATAN
Kagiatan ini dilaksanakan oleh Pengurus Rayon IKSASS
Bondowoso (Aktifis) Periode VII Tahun 2017-2019. (Dengan kepanitiaan sebagaimana terlampir).
H. PESERTA
KEGIATAN
Peserta sebagaimana terlampir.
I. SUSUNAN
PANITIA
Panitia sebagaimana terlampir.
J. ANGGARAN DANA DAN SUMBER DANA
Kegiatan ini diperkirakan menghabiskan dana Rp 9.207.000 (sembilan Juta Dua Ratus Tujuh Ribu Rupiah), dengan rincian sebagaimana terlampir.
Sumber Dana:
1.
Warga
Rayon IKSASS Bondowoso Rp.2000 x 300
2.
Sumbangan
dari Alumni, Wali Santri dan Simpatisan Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah
Sukorejo Situbondo.
3.
Kas Rayon
IKSASS Bondowoso Rp 50.000
K. SEKRETARIAT
Asrama E No 9 PP Salfiyah Syafi’iyah Sukorejo
Situbondo JATIM
Kontak Person :
Ø Syafaatul
Abrori Telp. : _________________
Ø Saenol Hasan Telp. : _________________
L. PENUTUP
Berdasarkan kaidah umum, tiada manusia
yang sempurna. Dari sinilah tiada keberhasilan yang dapat kami raih dalam
kegiatan ini kecuali melalui dukungan atau partisipasi dari semua pihak. Demikian proposal kegiatan ini, kami buat sebagai acuan dan abstrak
kegiatan yang akan kami lakukan. Atas segala perhatian dan partisipasinya kami
sampaikan terima kasih.
Sukorejo, 14 Februari 2017 Panitia
pelaksana
Ketua, Sekretaris,
Syafaatul Abrori Atoillahil
Azizi